Anak Zaman
Juli 11, 2008
Bahwa manusia adalah anak zamannya masing-masing. Ia memang dihadirkan dengan spesifikasi dan kapasitas tertentu sesuai kondisi dan kebutuhan masa eksistensinya. Menganalisa masa lalu, mensintesanya bersama realita dan cita-cita untuk kemudian menuliskan sejarah dan membangun peradaban dengan tangan-tangannya sendiri. Hal terakhir terbangun kadang melalui pergulatan menginteraksi masalah, mengawalinya dengan ketidaktahuan dan mereka menjembataninya dengan pembelajaran. Berpacu dengan waktu, di belantara problematika dan rimbun tantangan yang seringkali melampaui kedewasaan mereka untuk menempatinya.
Entry Filed under: My Opinion. .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed